You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Kalurahan Kedungsari
Kalurahan Kedungsari

Kap. Pengasih, Kab. Kulon Progo, Provinsi DI Yogyakarta

Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kalurahan Kedungsari

SEJUKKAN KALBU DALAM NUANSA HALAL BIHALAL

24 Mei 2022 Dibaca 1.048 Kali
SEJUKKAN KALBU DALAM NUANSA HALAL BIHALAL

          Serasa sekejap telah berlalu, bulan Ramadhan yang penuh berkah. Satu bulan sudah umat muslim menjalankan ibadah untuk menahan lapar, dahaga, dan nafsu dunia. Tibalah hari kemenangan yang dinanti, dalam momen idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriah. Setiap individu dengan hati yang penuh keceriaan menyambutnya bersama keluarga terkasih, dan sanak saudara maupun handai taulan. Sajian ketupat, opor ayam, rendang daging sapi, dan berbagai hidangan seakan menandakan pameran kuliner di masing-masing rumah, serta melengkapi tradisi saling maaf-memaafkan setelah satu tahun lamanya mungkin mengganjal dalam hati tiap-tiap individu. Rangkaian kegiatan syawalan dan halal bihalal pun diselenggarakan oleh berbagai kelompok/komunitas untuk merekatkan kembali tali sillaturrahmi/persaudaraan.

          Maksud dan arti yang ingin dirujuk adalah masing-masing pribadi saling memberikan kehalalan atas kesalahan-kesalahan yang terlanjur sudah diperbuat. Halal bihalal ini merupakan ajaran yang menekankan sikap persaudaraan, kebersamaan, persatuan dan saling berbagi kasih sayang terutama sesudah Hari Raya Idul Fitri. Dalam momen halal bihalal, biasanya orang akan saling maaf memaafkan, baik secara individu maupun kelompok yang tujuannya antara lain untuk menghormati sesama manusia dalam bingkai silaturahmi.

          Halal bihalal menurut tinjauan hukum fikih menjadikan sikap yang tadinya haram atau yang tadinya berdosa menjadi halal atau tidak berdosa lagi jika para pelaku halal bihalal secara lapang dada dapat saling maaf-memaafkan. Dari sisi linguistik, halal bihalal bermakna menyelesaikan masalah atau meluruskan benang kusut atau mencairkan sesuatu hal yang membeku menjadi tersambung kembali ketika ada peristiwa saling maaf-memaafkan, yang umumnya terjadi saat Lebaran. Secara keseluruhan halal bihalal bertujuan agar menyambung hubungan yang putus, mewujudkan keharmonisan dari sebuah konflik, dan berbuat baik secara berkelanjutan, mengedepankan pendekatan hidup rukun dengan semua agama.

          Dalam mewujudkan hakikat halal bihalal ini, Pada hari Selasa tanggal 17 Mei 2022 diadakan acara SYAWALAN DAN HALAL BIHALAL KALURAHAN KEDUNGSARI. Undangan yang hadir adalah Aparatur Pemerintah Kalurahan Kedungsari, BPK Kedungsari baik unsur pimpinan maupun anggota, Ketua LPMKal, Ketua Kader, Ketua PKK, Ketua Karang Taruna. Narasumber dari kegiatan ini dalam Siraman Rohani oleh Bapak Muhammad Nur Charir Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Fadhilah Kedungsari. Tausyiyah yang disampaikan adalah “Hakikat Halal Bihalal” yang sangat membuat hadirin antusias karena dikemas dalam nuansa humor yang menarik dan menyejukkan kalbu.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2023 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp2,409,117,107 Rp2,439,199,068
98.77%
Belanja
Rp2,310,375,993 Rp2,493,012,963
92.67%
Pembiayaan
Rp173,813,895 Rp173,813,895
100%

APBDes 2023 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp25,100,000 Rp25,100,000
100%
Hasil Aset Desa
Rp12,793,500 Rp9,132,500
140.09%
Lain-lain Pendapatan Asli Desa
Rp83,131,000 Rp90,938,692
91.41%
Dana Desa
Rp1,419,560,000 Rp1,419,560,000
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp108,080,373 Rp142,176,148
76.02%
Alokasi Dana Desa
Rp746,991,728 Rp746,991,728
100%
Hibah Dan Sumbangan Dari Pihak Ketiga
Rp7,700,000 Rp2,000,000
385%
Bunga Bank
Rp5,260,506 Rp3,000,000
175.35%
Lain-lain Pendapatan Desa Yang Sah
Rp500,000 Rp300,000
166.67%

APBDes 2023 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp1,075,675,603 Rp1,149,521,349
93.58%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp683,485,890 Rp713,654,814
95.77%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan
Rp184,629,500 Rp235,503,200
78.4%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat
Rp196,625,400 Rp214,433,700
91.7%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp169,959,600 Rp179,899,900
94.47%