You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Kalurahan Kedungsari
Kalurahan Kedungsari

Kap. Pengasih, Kab. Kulon Progo, Provinsi DI Yogyakarta

Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kalurahan Kedungsari

BEDAH POTENSI DESA DALAM BUDIDAYA PEPAYA DAN BAKPIA

06 Juli 2022 Dibaca 734 Kali
BEDAH POTENSI DESA DALAM BUDIDAYA PEPAYA DAN BAKPIA

Era digital yang telah merambah saat ini, telah menjadi konsumsi semua kalangan kehidupan. Setiap orang mempunyai kesempatan untuk memunculkan potensi yang dapat menghasilkan pemasukan keuangan. Maraknya bisnis on line membawa keuntungan dan kemudahan dari beberapa pihak yang notabene keterbatasan waktu maupun sarana dalam memenuhi kehidupan hidupnya.

Di tengah menjamurnya bisnis on line di berbagai media, telah memunculkan ide kreatif dari beberapa kalangan untuk mengolah hasil alam menjadi produk bernilai jual. Sebagai contoh berkembangnya produk olahan berbahan dasar kelapa, kedelai, lidah buaya, dan lain sebagainya telah dapat dinikmati oleh masyarakat dalam negeri, maupun manca negara. Bermunculannya bisnis pengolahan yang dapat dihasilkan bahannya dari lingkungan ini sangat diminati banyak pihak, terutama ibu-ibu rumah tangga.

Sebagaimana potensi lokal di wilayah Kedungsari, kini telah berkembang pengolahan berbahan dasar lidah buaya, pisang, dan budidaya tanaman di padukuhan Gletak, Ngramang, dan padukuhan-padukuhan lainnya. Produk-produk yang telah menciptakan lapangan pekerjaan tersebut turut membawa nama Kedungsari menjadi kalurahan yang bernilai produktif dalam memanfaatkan kekayaan alam.

Perkembangan produk hasil pengolahan potensi alam yang telah banyak peminatnya tersebut mendorong Ibu-ibu Kartini Kedungsari untuk tergerak mengikutinya. Berbagai ide masuk ke kalurahan agar diadakan Pelatihan bagi kaum perempuan terkait pemanfaatan hasil alam. Pelatihan perdana dilaksanakan di padukuhan Kalinongko pada hari Senin tanggal 4 Juli 2022 dengan mengambil tema “Budidaya Pepaya Menjadi Produk Bernilai Unggul”. Kegiatan ini mendatangkan narasumber dari Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Kulon Progo. Peserta pelatihan adalah ibu-ibu PKK dan kader di padukuhan Kalinongko. Output dari pelatihan ini adalah dihasilkannya produk olahan pepaya menjadi manisan dan pepaya yang bernilai jual tinggi.  

Pelatihan selanjutnya dilaksanakan di padukuhan Kedungsogo pada hari Selasa tanggal 5 Juli 2022 dengan mengambil tema “Pembuatan Bakpia Kacang Hijau”. Kegiatan ini juga mendatangkan narasumber dari Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Kulon Progo. Peserta pelatihan adalah ibu-ibu PKK dan kader di padukuhan Kedungsogo yang sangat antusias dalam mengikutinya. Intisari dari pelatihan ini adalah pembuatan bakpia sebagai produk yang banyak diminati di kalangan masyarakat. Melalui pelatihan pemberdayakan perempuan ini diharapkan dapat dikembangkan oleh peserta menjadi produk yang bisa dihasilkan sendiri oleh warga Kedungsari.  

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2022 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp1,987,680,709 Rp1,992,228,139
99.77%
Belanja
Rp2,056,804,750 Rp2,175,166,075
94.56%
Pembiayaan
Rp202,937,936 Rp202,937,936
100%

APBDes 2022 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp20,566,200 Rp20,566,200
100%
Hasil Aset Desa
Rp10,870,000 Rp9,282,500
117.1%
Lain-lain Pendapatan Asli Desa
Rp96,785,000 Rp102,788,692
94.16%
Dana Desa
Rp954,396,000 Rp954,396,000
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp122,651,825 Rp122,651,825
100%
Alokasi Dana Desa
Rp716,442,922 Rp716,442,922
100%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp63,000,000 Rp63,000,000
100%
Hibah Dan Sumbangan Dari Pihak Ketiga
Rp0 Rp100,000
0%
Bunga Bank
Rp2,968,762 Rp3,000,000
98.96%

APBDes 2022 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp1,022,731,444 Rp1,081,154,867
94.6%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp407,198,906 Rp427,119,108
95.34%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan
Rp89,994,400 Rp117,202,400
76.79%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat
Rp128,811,200 Rp133,379,400
96.58%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp408,068,800 Rp416,310,300
98.02%