You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Kedungsari
Logo Desa Kedungsari
Kedungsari

Kec. Pengasih, Kab. Kulon Progo, Provinsi DI Yogyakarta

Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kalurahan Kedungsari

SURVEI VEKTOR MALARIA (LARVA NYAMUK ANOPHELES Sp)

07 Agustus 2024 Dibaca 325 Kali
SURVEI VEKTOR MALARIA (LARVA NYAMUK ANOPHELES Sp)

SURVEI VEKTOR MALARIA (LARVA NYAMUK ANOPHELES Sp)

Hewan merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang beberapa jenis di antaranya memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Manfaat yang diambil dari hewan bisa melalui daging, kulit, bulu, dan tenaganya. Sebagai mahkluk sosial yang hidup berdampingan dengan ciptaan Tuhan yang lainnya, manusia dapat menggunakan cipta rasa dan karsa untuk memanfaatkan lingkungan alam baik tumbuhan, hewan maupun sekelilingnya.

Berbagai hewan yang hidup di dunia ini, tidak seluruhnya membawa manfaat positif bagi kehidupan manusia. Salah satu yang perlu diwaspadai adalah hewan yang biasanya terdapat di lingkungan rumah namun bisa menyebabkan penyakit yaitu nyamuk. Kajian di media sosial sering dibahas mengenai bahaya nyamuk pada lingkungan yang biasanya diminati untuk menjadi huniannya. Malaria merupakan salah satu penyakit menular (vektor) yang menjadi masalah kesehatan, baik dipemukiman perkotaan, pedesaan. Penyakit ini disebabkan karena gigitan Anopheles sebagai salah satu genus nyamuk yang menjadi vektor malaria.

Dalam rangka eliminasi malaria di UPT Puskesmas Pengasih II pada hari Selasa tanggal 6 Agustus 2024 pukul 17.00 -23.30 WIB mengambil sample di Kalurahan Kedungsari. Wilayah Padukuhan Gletak khususnya di RT 37 RW 18 diadakan kegiatan spot survei. Kegiatan penangkapan nyamuk dan jentik malaria untuk mengetahui keberadaan nyamuk anopheles. Tujuannya adalah dalam eangka kewaspadaan terhadap penularan kasus malaria. Adapun sasarannya di sungai terdekat, 2 (dua) rumah warga yang mempunyai kandang ternak dan 2 (dua) rumah warga yang tidak mempunyai kandang ternak untuk pembanding. Hasil dari pengambilan 7 (tujuh) titik di sungai mendapatkan 130 jentik malarria, dan hasil pengambilan di sekitar rumah yang mempunyai kandang ternak ataupun tidak mendapatkan 18 nyamuk anopheles. Kepala Puskesmas Pengasih II (Dr. Salamah Nurhayati) menghimbau "Jika keluar rumah di wajibkan memakai lengan panjang atau lotion untuk menghindari dari gigitan nyamuk". Sehingga diharapkan dapat meminimalisir penyebarluasan bahaya dari nyamuk anopheles. 

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan